You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Letmafo
Desa Letmafo

Kec. Insana Tengah, Kab. Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur

TKOENOK TEAM TEO LETE MAFON MA NUNHA MAFON ES PAHA USAN MA PAHA TNANAN LETMAFO

DINAS NAKERTRANS TTU:SOSIALISASI PELAYANAN PENEMPATAN ANGKATAN KERJA AKAD DAN AKL TAHUN 2025

Admin Desa Letmafo 31 Oktober 2025 Dibaca 69 Kali
DINAS NAKERTRANS TTU:SOSIALISASI PELAYANAN PENEMPATAN ANGKATAN KERJA AKAD DAN AKL TAHUN 2025

Letmafo.desa.id- Dalam rangka memberikan pemahaman tentang ketenagakerjaan bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memberikan sosialisasi Angkatan Kerja Lokal (AKL), Angkatan Kerja Antar Daerah (AKAD) di Pendopo Kepala Desa, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang peserta terdiri dari unsur perangkat desa, Unsur BPD, Tokoh Masyarakat dan anggota JAPEMTEKENPRO sebagai peserta sosialisasi Penempatan AKAD/AKL.

Narasumber berasal dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Timor Tengah Utara tentang mekanisme Pekerja Migran Indonesia yang prosedural dan kebijakan ketenegakerjaan.

Kepala Disnaker Kabupaten Timor Tengah Utara Drs.Simon Soge mengatakan kegiatan ini mempunyai 2 (dua) tujuan baik AKL dan AKAD. Untuk AKL agar masyarakat dapat memanfaatkan potensi yang ada di kabupaten  TTU sebab tidak didukung oleh keluarganya bekerja jauh dari rumahnya.

“Saya memberikan motivasi kepada mereka yang masih terkadang disuruh orang tua dan keluarganya untuk bekerja di lingkungan daerah setempat. Oleh karena itu kami memotivasi masyarakat supaya bisa mendorong putra-putrinya bisa bekerja di lingkungan wilayah tersebut dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang di adakan di dinas Nakertrans,”katanya.

Untuk AKAD kita sosialisasikan kepada peserta untuk bisa menjadi perpanjangan suara dari kami untuk menyampaikan kepada para calon yang akan berangkat lebih berani kembali untuk bisa bekerja di luar Kabupaten TTU dengan cara legal atau melalui prosedural.

“Biasanya para calon pekerja biasanya mendapat informasi dengan iming-iming yang besar sehingga keberangkatan meraka itu tidak melalui prosedural. Disini kami memberikan informasi agar mereka bisa mendapatkan informasi yang tepat dalam mencari lowongan pekerjaan di luar daerah,” jelasnya.

Simon meminta agar masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri untuk mencari informasi terkait lowongan kerja yang betul-betul sudah terdaftar. Karena sekarang setiap negara ada aturan hukum khusus yang sangat kuat dan jelas.

“Pemerintah Daerah Kabupaten TTU tidak ingin nantinya para tenaga kerja kami terlantar di luar negeri karena diiming-imingi gaji tinggi dengan proses prosedur yang murah dan bisa ditangani oleh pihak ketiga tapi malah ini menyiksa mereka. Ini kelemahannya, ada iming-iming sesuatu yang mudah dan murah pasti mereka ambil,” terangnya.

Menurut Simon, faktor utama yang menyebabkan mereka tidak mau bekerja keluar dari lingkungannya karena dorongan keluarga sendiri. Padahal saat anaknya sudah lulus mereka dididik dan dilatih. Awalnya mau bekerja ke luar daerah, tetapi karena dorongan orang tua mereka akhirnya bekerja seadanya di lingkungannya. Seperti mengolah lahan pertanian dan tukang kuli.

“Meskipun demikian kami tetap arahkan mereka untuk bisa bekerja di sektor formal. Sebab bekerja di sektor formal itu gajinya sudah banyak mengacu kepada UMK dan tingkat kesejahteraannya lebih terjamin,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini Simon mengharapkan masyarakat memiliki pola pikir yang berubah. Dengan adanya perubahan pola pikir itu mereka bisa mendorong putra putrinya ataupun mereka sendiri bisa memanfaatkan potensi yang ada. Bagi ibu-ibu bisa menyampaikan kepada tetangganya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat bisa datang ke Disnaker Kabupaten TTU untuk mendapatkan informasi terkait lowongan kerja.

Sosialisasi AKL, dan AKAD ini berjalan lancar dan peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan selama kegiatan berlangsung. Kegiatan di akhiri dengan foto bersama dengan Narasumber dari Dinas Nakertrans Kabupaten Timor Tengah Utara.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image